Jumat, 18 Desember 2015

sinopsis film tak lagi sama



“Tak Lagi Sama”
sinopsis
Lia ,18 tahun adalah seorang pelajar SMA Swasta di salah satu sekolah di Bengkulu, lia duduk di bangku kelas 12, dan akan menghadapi ujian nasional, kisah ini berawal  saat ia masih di smp dahulu ia mempunyai seorang teman dekat yang bernama radit. Radit adalah anak yang selalu membawa keceriaan bagi semua orang, walaupun lia mengenal radit saat di kelas 8 smp, pada saat itu radit adalah siswa pindahan dari luar kota, radit mengikuti orang tuanya, orang tua radit ini sering pindah-pindahdikarenakan tututan pekerjaan. Lia sangat suka menulis diary, semua yang ia alami selalu ia curahkan ke diarynya, begitu juga saat berteman dengan Radit, mereka sangat akrab walaupun Lia dan Radit berbeda kelas, dikala  istirahat dan pulang sekolah mereka selalu bermain bersama hingga pada saaat kelas 9 smp. Saat kelas 9 smp, yang bertepatan dengan kelulusan UN, radit pernah berkata bahwa ia akan selalu tetap bersama lia dan memberikan Lia sebuah buku diary untuk Lia, namun sejak pengumuman kelulusan, merka berpisah. Mungkin buku diary tersebut adalah tanda perpisahan mereka. Setelah ujian masuk sekolah menengah, Lia masuk SMA swasta ternama di Bengkulu sedangkan radit ikut orang tuanya keluar kota. Sejak saat itu radit dan lia tidak pernah berkomunikasi.
Sudah setahun berlalu saat mereka berpisah, lia mendapat kabar bahwa radit telah meninggal dunia karena kecelakaan pesawat terbang, lia sangat terkejut mendengar berita tersebut seakan tak percaya , namun setalah mengetahui kebenaran berita tersebutLia sangat sedih. sejak saat itu lia mulai menutup diri, dan tidak pernah lagi menulis diarynya hari-harinya ia isi dengan melamun. Ria yang biasanya selalu ceria dan aktif dikelas namun sekarang hanya diam . ada kala saat temannya mengajaknya pulang serempak tapi Lia tak pernah menerimanya.  Lia setiap pulang sekolah selalu berjalan kaki menuju rumahnya yang tak terlalu jauh dari sekolahnya.
Pada suatu hari saat Lia berjalan menuju rumahnya,di perjalan ia melihat seorang laki-laki yang rupanya hampir sama dengan Radit, seketika lia hanya terpelongok melihatnya sampai laki-laki tersebut melawatinya. Dalam hati Lia terus bertanya, “ apakah itu Radit ?” ah  tidak mungkin !! sampai ia tersadar bahwa lelaki tersebut telah  hilang dari hadapannya. Jika dilihat dari pakaian seragam lelaki itu seperti seragam murid SMA  JAYA 1 yang lokasi sekolah nya berdekatan dengan sekolah Lia. Sesampai nya dirumah  lia membuka kembali buku diarynya dan menulis kejadian yang tadi terjadi.  Namun ia mengganggap bahwa kejadian  tadi mungkin hanya terbawa pemikiran dan persaan nya saja.
Keesokan harinya, seperti biasa Lia berjalan melalui jalan yang sama, dan kejadian yang sama saat  ia bertemu kembali dengan seorang laki-laki yang kemaren bertemu didepan halte. Ingin rasanya lia menegurnya, tapi seakan-akan tangan nya berat untuk melambaikan tangannya.   Selalu ketika lelaki itu pergi melaluinya, Lia baru tersadar, lia mulai merasa Radit selalu dekat dengannya, seperti biasa lia menulis dibuku hariannya, ia mulai bisa tersenyum. Kesokan harinya Lia sengaja duduk di halte dakat ia bertemu dengan laki-laki yang mirip radit itu. Sambil menunggu, Lia mendengarkan lagu menggunakan headset, namun setelah sekitar 1 jam menunggu ternyata laki-laki itu tidak kunjung ada. Dengan wajah yang kecewa lia pun akhirnya pulang.
Sekitar 3 hari berlalu sejak Lia menunggu lelaki itu dihalte, lelaki itu tak juga terliahat melintas dihadapannya. Lia merasa bahwa mungkin lelaki itu hanya bayangan saja. Hari ini lia pulang sekolah seperti biasa tanpa berharap lagi untuk bisa bertemu kembali dengan lelaki itu, dengan mendengarkan lagu melalui headsetnya lia berjalan pulang, tiba-tiba dari arah yang sama ada seseorang yang menabraknya dari belakang, kemudian dengan nada yang cukup keras lia berkata, “hei, hati” kalo jalan !! sambil memegang sukunya yang terasa sakit. Lelaki itu membalas, maaf kak, tadi gak sengaja, kakak dak apa apa kan ? sambil melihat wajah lelaki itu, lia berkata “Radit” , tak begitu jelas  terdengar, setelah meminta maaf
Sehari setelah kejadian itu lia kembali bertemu dengan lelaki itu, kali ini lia heran karena seragamnya sama dengan lelaki itu, kemudian lia menyapanya, lelaki itu menjawab eh yang kemarin ya? Maaf ya soal kemaren, mereka pun berkenalan, lalu lia pun akhirnya tahu nama lelaki itu adalah andika dan andika mencaritakan bahwa ia adalah siswa pindahan dari SMA jaya 1 . dari perkenalan itu mereka mulai dekat dan menjadi sahabat. Lia kembali ceria dan aktif dikelas, dan selalu tersenyum saat menulis buku hariannya.
Seminggu lagi Ujian Nasional, Lia dan Andika sering belajar bersama untuk mempersiapkan Ujian Nasional, biasanya mereka belajar bersama di taman sambil bercanda gurau, Andika bertanya kepada Lia, “nanti kalau kamu sudah lulus, kamu mau kemana? Lia menjawab, “aku akan kuliah disini, dengan wajah tersenyum Lia menjawab. Kemudian setelah sore dating, mereka pun pulang.
Saat Ujian nasional Lia sangat serius mengerjakan soal yang ada begitu juga Andika, sebulan setelah pengumuman kelulusan ternyata Lia mendapat nilai tertingi, tak heran karena Lia sebenarnya adalah murd yang pintar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar